TUGAS VCT BATCH 5 WILAYAH JATENG - DIY
102 KLATEN
REVIEW 2 CONTENT RUMAH
BELAJAR
DISUSUN:
WIWIN,S.Kom.
SMK Negeri 1 Klaten
No. Reg : 8444
A. Kata Pengantar
Segala puji dan syukur
saya haturkan kehadirat Allah SWT yang selalu memberikan Rahmat dan Karunianya
sehingga saya dapat menyelsaikan tugas VCT BATCH 5 Wilayah Jateng DIY 102
Klaten dengan lancar dan tak lupa shalawat serta salam tak lupa kita haturkan
kepada nabi Muhhamad SAW .
Review buku ini berisi gabungan dari disusun secara sistematis , terpadu, dan
terarah sehingga memudahkan pembaca dalam memahaminya.
Saya mengucapkan terima kasih atas saran dan
mauskan serta kritik dari berbagai pihak, terutama dari teman – teman kerja,
keluarga dan semua pihak sehingga saya
dapat menyelesiakan tugas mereview “KULINER TRADISIONAL SOLO YANG MULAI LANGKA”
oleh Dawuc Achroni dan “INDONESIA KECIL DI NEGERI SERAMBI MEKAH” oleh Kumpulan Testimoni Peserta.
Sebagai manusia tentunya
saya masih banyak kekurangan dalam review Buku . untuk itu mohon kritik dan
saran untuk membangun dan perbaikan
dalam review yang saya buat. Semoga review buku ini dapat memberi manfaat bagi
kita semua.
Saya mereview dengan menggunakan Speech To Text dan Text To Speech link youtube:
B. Daftar Isi Buku
Buku 1
- Identitas buku
- Ringkasan (Summary)
- Kelebihan Buku
- Kelemahan Buku
Buku 2
- Identitas buku
- Ringkasan (Summary)
- Kelebihan Buku
- Kelemahan Buku
C.Isi Review
- Buku 1
Judul Buku : Kuliner Tradisional Solo yang
Mulai Langka
Penerbit : Kementrian Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan (Badan Pengembagan dan
Pembinaan Bahasa)
Penulis : Dawud Achroni
Tahun Terbit : 2018
Tebal Buku : 70 lembar
Ringkasan (Summary)
Indonesia adalah negeri yang sangat kaya akan makanan
tradisional. Setiap wilayah di Indonesia memiliki makanan atau minuman
tradisional yang khas, yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya.
Selain memiliki cita rasa yang lezat, kuliner
tradisional umumnya memiliki manfaat untuk kesehatan karena dibuat dari
bahan-bahan alami dan kaya akan kandungan nutrisi.
Sayangnya, perkembangan zaman yang menghadirkan aneka
makanan modern telah membuat keberadaan kuliner tradisional tersisih.
Akibatnya, banyak kuliner tradisional yang saat ini mulai langka. Bahkan, tidak
sedikit kuliner tradisional yang sudah punah padahal kuliner tradisional
merupakan warisan budaya bangsa. Kuliner tradisional solo antara lain:
1.Cabuk rambak
2.Putu Bumbung
3.Es kapal
4.Pecel
Ndeso
5.Tahok
6.Pecel Gendar
7.Opak
Angin
8.Brambang Asem
9.Jadah Blondo
10.Jenang saren
Kelebihan Buku :
1.Menjelaskan dengan detail
asal nama makanan tradisional
2.Menjelaskan dengan detail
bahan yang digunakan
3.Menjelaskan dengan detail
langkah – langkah dalam membuat
makanan tradisional
Kelemahan Buku :
1.Cover desain kurang
menarik dalam penataan layout dan komposisi warna
2.Gambar cover kurang bagus
3.Makanan tradisional yang
terkenal di Solo ada yang belum disebutkan seperti sate kere, nasi liwet
- Buku 2
Judul Buku : Indonesia Kecil di Negeri Serambi
Mekkah
Penerbit : Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan
Republik Indonesia
Penulis : Tim Testimoni Peserta Lawatan Sejarah Nasional 2018
Tahun Terbit : 2018
Tebal Buku : 223 lembar
Ringkasan (Summary)
Lawatan
Sejarah Nasional adalah kegiatan perjalanan
mengunjungi situs bersejarah yang merupakan bagian dari simpul-
simpul perekat yang berorientasi pada nilai-nilai perjuangan
dan persatuan untuk memperkokohkan integrasi bangsa. Kegiatan
ini bertujuan memberikan bentuk baru dalam
mempelajari sejarah, membangkitkan ingatan kolektif,memahami
nilai-nilai kepahlawanan, merajut kesinambungan gagasan dan
cita-cita perjuangan, memperkenalkan objekobjek peninggalan
bersejarah dan mengenal lebih dekat warisan budaya bangsa.
Kegiatan ini dilangsungkan pada tanggal 27 April s.d. 1 Mei
2018 dengan mengusung tema “Sejarah sebagai Penguat Memori
Kolteif dalam Pendidikan Karakter Peserta Lasenas akan
mengunjungi berbagai situs bersejarah di wilayah Kota Banda
Aceh, Aceh Besar, dan Kota
Sabang. Pada tanggal 28 April 2018 peserta mengunjungi tempat
bersejarah dan museum di wilayah Kota Banda Aceh, yakni, Makam
Teungku Chik Di Tiro, Mesjid Indrapuri, Museum Aceh, Replika
Pesawat RI 001 Seulawah, Museum Tsunami dan Masjid
Baiturrahman. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan Seminar
Kesejarahan di Asrama Haji Kota Banda Aceh. Seminar
menghadirkan Prof. Dr. Taufik Abdullah (Akademi Ilmu
Pengetahuan Indonesia), Kamaruzzaman Bustamam Ahmad
Ph.D. (IAIN Ar-Raniry Banda Aceh) dan Dr. Doni Koesoema)
Sebagian judul dan penulis narasi seputar aceh :
mengunjungi situs bersejarah yang merupakan bagian dari simpul-
simpul perekat yang berorientasi pada nilai-nilai perjuangan
dan persatuan untuk memperkokohkan integrasi bangsa. Kegiatan
ini bertujuan memberikan bentuk baru dalam
mempelajari sejarah, membangkitkan ingatan kolektif,memahami
nilai-nilai kepahlawanan, merajut kesinambungan gagasan dan
cita-cita perjuangan, memperkenalkan objekobjek peninggalan
bersejarah dan mengenal lebih dekat warisan budaya bangsa.
Kegiatan ini dilangsungkan pada tanggal 27 April s.d. 1 Mei
2018 dengan mengusung tema “Sejarah sebagai Penguat Memori
Kolteif dalam Pendidikan Karakter Peserta Lasenas akan
mengunjungi berbagai situs bersejarah di wilayah Kota Banda
Aceh, Aceh Besar, dan Kota
Sabang. Pada tanggal 28 April 2018 peserta mengunjungi tempat
bersejarah dan museum di wilayah Kota Banda Aceh, yakni, Makam
Teungku Chik Di Tiro, Mesjid Indrapuri, Museum Aceh, Replika
Pesawat RI 001 Seulawah, Museum Tsunami dan Masjid
Baiturrahman. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan Seminar
Kesejarahan di Asrama Haji Kota Banda Aceh. Seminar
menghadirkan Prof. Dr. Taufik Abdullah (Akademi Ilmu
Pengetahuan Indonesia), Kamaruzzaman Bustamam Ahmad
Ph.D. (IAIN Ar-Raniry Banda Aceh) dan Dr. Doni Koesoema)
Sebagian judul dan penulis narasi seputar aceh :
- ACEH DAN
LASENAS DI MATAKU Aghnia Fauzul Muslikhani SMAN
2 Enrekang, Sulawesi Selatan
- "SEURAMBI
MEKKAH “ Ainun Fatwa SMA N 2 Percontohan Karang Baru Aceh
Tamiang, Aceh
- INDONESIA
BANGGA MEMILIKIMU Akbar Satriawan Putra SMAN
4 Wira Bangsa Meulaboh, Aceh Barat
- MENGUAK
KEAGUNGAN SEJARAH DI TANAH RENCONG Alfina Adelia Sman
3 Pontianak, Kalimantan Barat
- SEGUDANG
SEJARAH DI TANAH RENCONG Anita Sari SMAN
1 Tanjung Selor, Kalimantan Utara
- LASENAS,
LUPAKU BUKANLAH UNTUK ACEH Anggi Prabawa
Pasaribu SMA Negeri 5 Palangka Raya, Kalimantan Tengah
- LIMA HARI DI
UJUNG BARAT INDONESIA Arini Aulyarti SMA Negeri 1
Budong-Budong
- KEHANGATAN BERSATUNYA ANAK NUSANTARA DI BUMI ACEH Aulia Maulana Rizki SMAN 1 Kejuruan Muda Aceh Tamiang, Aceh
Kelebihan:
- Menceritakan keragaman mengenai Aceh
- Menceritakan sejarah Aceh
- Pemiihan gambar cover bagus dan sesuai judul
- Pixel gambar foto bagus tidak pecah
Kelemahan :
- Cover layout kurang menarik dan pemilihan warna dan bentuk huruf mati jadi kurang jelas di baca
- Penyisipan foto dalam narasi kurang menarik karena foto dijadikan backgroud jadi membuat halaman mubazir
- Pemilihan judul kurang efektif dan susah dipahami
D.Perbandingan antara buku 1
dan 2
- Penggunaan kalimat dalam buku 1 lebih mudah dipahami di bandingkan buku 2
- Narasi buku 1 sangat tersistematis dibandingkan buku 2
- Penambahan gambar di buku 1 menarik di dibanding buku dua gambar dijadikan background
- Judul buku 1 sudah bisa dipahami isi memalui judul dibanding buku 2
- Desain cover dan Layout buku 2 lebih bagus dibandingkan buku 2
- Isi buku 1 lebih sedikit dibandingkan buku 2
Secara keseleruhan
melihat perbandingan antara buku 1 & buku 2
yang saya review buku 1 lebih rekomendasi dibanding buku 2
F.Saran
1.Layout dibuat menarik dan
penulisan judul ukuran lebih besar
2.Gambar pendukung dicari
yang menarik dan sesuai tema
G.Penutup
Demikian tugas review dengan Speech To Text/STT dan Text To
Speech/TTS semoga bermanfaat. Apabila ada salah saya mohon
maaf. Salam Virtual salam Hebat. Wiwin, S.Kom (SMK Negeri 1
Klaten)
H.Referensi
RUMAH BELAJAR konten Dinas Pendidikan
dan Kebudayaan Republik Indonesia
Review Buku 1 (Makanan Tradisional Solo Yang Mulai Langka)
Review Buku 2 (Indonesia Kecil di Negeri Serambi Mekah)

